Sabtu, 26 Januari 2013

Peleburan Langsung Bijih Emas Berkadar Mangan Tinggi

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengubah cara pengolahan emas skala kecil yang biasanya menggunakan air raksa sebagai media penangkap emas dengan cara melebur langsung konsentrat emas dengan menggunakan batubara sebagai reduktornya.
Contoh konsentrat emas mengandung mangan yang cukup tinggi yakni Au=217,8 g/t, Ag=8219,7 g/t, Mn=18% dan Cu=0,023%.
Setelah proses peleburan menghasilkan produk Au=67,68% dan Ag=40,57% dengan recovery Au=85,40% dan Ag=75,80%.

Tips Membeli Logam Mulia

Seperti yang telah kita ketahui sebelumnya mengenai jenis logam mulia, dimana emas merupakan logam mulia yang paling banyak dicari dan paling digemari oleh kaum hawa. Karena emas selain bisa digunakan sebagai sarana investasi dan pelindung nilai sebuah harta anda yang dimana dapat terhindar dari pengaruh inflasi. Emas pun bisa digunakan sebagai perhiasan (dipakai), sedangkan bagi anda yang ingin membeli emas, tentunya anda harus mengetahui tujuan dan maksud anda dalam membeli emas tersebut, apakah untuk investasi atau hanya untuk dipakai ?


Apabila untuk investasi, maka saya anjurkan kepada anda untuk membeli emas batangan atau emas koin, dan apabila untuk dipakai tentunya anda akan membeli emas perhiasan yang anda sukai. Lalu bagaimana tips dalam membeli emas batangan, emas perhiasan maupun emas putih ? Anda tidak perlu khawatir, anda bisa membaca tips berikut:

  Logam Mulia Emas Kuning

  • Lihat Harga Emas Tentunya sebelum anda membeli emas, ada baiknya anda mengecek berapa harga emas dipasaran pada saat ini, anda bisa melalui surat kabar, website emasatchi.com, bertanya pada toko emas atau menghubungi bagian penjualan PT.Logam Mulia yang merupakan divisi dari PT. Antam Tbk – produsen emas di Indonesia, pada tiap hari kerja senin sampai jumat di logammulia.com. Apabila anda membeli emas hari sabtu atau minggu tentunya anda bisa mencari informasi patokan harga emas pada hari jumat sorenya.
  • Kondisi Emas yang akan anda beli Apabila yang anda beli adalah emas perhiasan untuk dipakai, tentunya anda bisa memilih model yang disukai, selain itu juga perhatikan keadaan perhiasan emas itu sendiri, masih bagus atau sudah ada cacatnya. Bila yang dibeli perhiasan emas yang ada permatanya, perhatikan permatanya apakah ada cuil, goresan dan lain sebagainya, karena apabila anda bermaksud ingin menjualnya kembali, toko emas akan mengeceknya dahulu, apabila kondisi emas perhiasan tersebut mengalami cacat seperti yang saya sebutkan diatas, maka akan mempengaruhi harga jualnya.Namun apabila yang ingin dibeli dalam bentuk gelang dan kalung, pilihlah kunci gelang atau kunci kalung yang buatan mesin, yaitu yang berbentuk hurus S atau disebut dengan toogle. Sedangkan kunci yang buatan tangan biasanya bentuknya semacam model kait yang mana terkadang dapat menjadi lemah bila sudah sering dipakai dan sudah berumur lama.
  • Jangan lupa untuk melihat juga pada tampilan emasnya, belilah emas yang bersih sekali, karena kadang ada yang telah berwarna hijau pada pori-pori bagian tertentu. Mungkin saja toko penjual perhiasan bilang ini adalah hal biasa, tapi sebenarnya tidak, emas ini belum dicuci dengan benar. pada emas tersebut masih tertinggal sisa kimia yang bisa menyebabkan alergi pada kulit orang sipemakainya, yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan sebagainya.
  • Kadar Kemurnian Emas Berikut adalah kadar kemurnian emas menurut standart Internasional. - Emas 24 karat adalah emas murni 99.99% - Emas 22 karat memiliki komposisi 91.7% emas dan dicampur dengan bahan lainnya sekitar 8.3% biasanya berbahan perak. - Emas 20 karat memiliki kompoisis 83.3% emas - Emas 18 karat memiliki komposisi 75% emas - Emas 16 karat memiliki komposisi 66.6% emas - Emas 14 karat memiliki komposisi 58.5% emas - Emas 9 karat memiliki komposisi 37.5% emas

Mengapa Harus Emas

Berikut ini beberapa alasan kenapa orang harus investasi emas:

1. Investasi yang aman dan untuk lindung nilai

Investasi emas lebih stabil dan lebih tahan terhadap guncangan ekonomi. Emas juga meminimalisir kerugian dan mengurangi risiko yang besar saat dunia sedang dilanda perang, wabah atau resesi.

2. Trennya harganya cenderung naik sehingga cocok buat masa depan

Harga emas memang turun naik tapi tidak sefluktuatif saham atau mata uang. Meski turun naik tapi jika dilihat grafiknya harga emas cenderung naik. Kondisi ini karena mengikuti jumlah penduduk yang terus bertambah yang membuat kebutuhan emas juga terus meningkat.

3. Aset ada wujudnya

Dibanding saham atau mata uang, emas lebih ada wujud fisiknya. Jadi orang bukan hanya memegang selembar kertas tapi mereka memang benar-benar memilikinya.

Tapi setelah membeli emas kadang orang bingung dimana menaruhnya. Yang pasti menurut para ahli investasi, saat Anda menabung emas upayakan hanya Anda saja atau keluarga inti yang tahu.

Inflasi Subur Membuat Harga Emas Naik

Emas diperdagangkan flat pada hari Jumat, dibantu oleh melemahnya dolar AS dan optimisme kesepakatan untuk menghindari “Fiscal cliff” yang akan dimulai Januari 2013. Emas biasanya tumbuh subur pada inflasi sedangkan deflasi cenderung mendorong ke bawah. Namun demikian, keuntungan logam mulia masih agak terbatas setelah Ketua kongres AS, John Boehner berbicara pada sebuah konferensi pers mengatakan masih belum ada kemajuan substantif yang dibuat dalam pembicaraan anggaran.
Emas kini menemukan dirinya dalam posisi yang sedikit tidak nyaman, tidak terlalu panas, tidak terlalu dingin jika ekonomi AS menunjukkan tanda-tanda pemulihan pada tahun depan maka dollarakan mengambil sinar emas. Ini bukan perkiraan bearish tetapi pertanyaannya apakah kenaikan harga emas sebanyak  17% dapat dipertahankan.
Jepang akan melepaskan lagi serentetan kebijakan stimulus ketika ekonomi Jepang stagnan, terkait perdebatan tentang bagaimana untuk menghidupkan kembali pertumbuhan ekonomi menjelang pemilihan umum. Tokyo menyetujui $ 10.7 B untuk fresh stimulus.
Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton mendesak para pemimpin Eropa untuk mengatasi krisis Eropa dan mencari cara untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan sektor tenaga kerja dan mengatakan kesehatan ekonomi global tergantung pada Eropa. Jadi penting badi para pemimpin Eropa bergerak mencari arah kebijakan yang dapat mendorong pertumbuhan kredibel dan berkelanjutan.

Pada pergerakan Kamis kemarin, perdagangan emas dibuka pada kisaran USD 1719.55 per troy ounce. Sejak pembukaan market, emas langsung menguat dengan bergerak ke atas menuju resistan pada harga tertinggi hariannya pada kisaran USD 1728.30 per troy ounce. Akhirnya pergerakan emas di tutup pada kisaran USD 1725.50 per troy ounce. Pergerakan emas mengalami keuntungan tipis terhadap dollar sebanyak USD 5.95.
Pergerakan emas pada grafik 4 jam-an terlihat berada di atas indikator simple moving average (SMA) 200 yang merupakan area support kuat bagi pergerakan emas. Indikator relative strength index (RSI 14) berada di level  43 dengan memberikan indikasi harga berpotensi berada dalam kondisi bullish minor. Sedangkan indikator momentum 14 masih memberikan indikasi akan bergerak bullish.
Pergerakan emas pada grafik 4 jam-an terlihat kembali menguat terhadap dollar. Jika resistan USD 1730.00 per troy ounce maka ada peluang emas akan bergerak ke atas menuju resistan berikutnya pada kisaran USD 1735.71 hingga 1742.78 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika emas melemah maka support USD 1717.22 per troy ounce berpotensi akan di uji oleh pergerakan harga.

Harga Emas Terendah

Cukup satu kali rapat Dewan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve atau The Fed, untuk membuat harga emas tertekan hingga ke posisi terendah sepanjang tiga bulan terakhir. Keengganan The Fed mendorong kembali stimulus moneter membuat harapan terhadap investasi emas di kalangan investor kehilangan gairah.

Situasi ini membuat harga komoditas tersebut di bursa berjangka Amerika Serikat turun 3,5 persen dan bertengger di posisi USD 1.614,10 per troin ons untuk pengiriman Juni. Inilah penurunan terbesar yang dialami emas dalam perdagangan sehari yang terjadi sejak akhir Februari.


Stimulus moneter, terutama dalam bentuk penurunan suku bunga, biasanya dilakukan oleh Bank Sentral untuk menggerakkan perekonomian. Melalui kebijakan seperti itu, biaya meminjam uang atau kredit akan lebih murah. Selanjutnya ini akan mengurangi ongkos produksi dan harga jual produk pun bisa ditekan. Karena itu, konsumsi tetap bergerak dan berimplikasi positif terhadap pertumbuhan ekonomi suatu negara.

Dalam kasus emas ini, The Fed mengaku tidak siap lagi untuk menurunkan suku bunga acuan perbankan di Amerika. Respons terhadap kebijakan tersebut spontan, mengingat dalam kebijakan moneter jeda antara lahirnya kebijakan dan implikasinya, dikenal dalam ekonomi sebagai lag, jauh lebih cepat dibandingkan pada kebijakan fiskal.

Karena itu, sesaat kurs dolar AS langsung perkasa terhadap sejumlah mata uang dunia termasuk euro. Implikasinya, harga emas tertekan.

Namun jangan terlalu risau, karena gejolak di sektor moneter sangat berfluktuasi atau sangat elastis terhadap perubahan. Karena itu, belum tentu tekanan terhadap emas berlangsung lama.

Melihat situasi ekonomi global saat ini, belum ada tanda-tanda kuat yang dapat memastikan bahwa krisis keuangan benar-benar terselesaikan. Sementara investasi yang merupakan “lawan” atau “counter cyclical” dengan perekonomian adalah emas. Tak heran, komoditas ini kerap dimanfaatkan untuk mengamankan kekayaan di tengah ketidakpastian ekonomi, baik dalam maupun luar negeri.

Pada tiga bulan awal tahun 2012 ini, harga logam mulia mulai naik 6,7 persen dalam merespons koreksi dolar terhadap kelompok enam mata uang. Bisa jadi hal ini terus berlanjut, mengingat situasi krisis yang belum reda dan masih banyak investor yang menahan emasnya untuk mengamankan investasi pada instrumen lain.

Tentu saja bukan berarti harga emas tidak mungkin turun, terutama jika kenaikan harganya sudah sampai pada titik jenuh. Karena itu, tetap harus hati-hati memperlakukan investasi emas kendati reputasinya selama ini cukup baik dalam menjaga nilai kekayaan. Rata-rata harganya selalu lebih tinggi dibandingkan inflasi.

Fluktuasi yang terjadi seperti sekarang ini tidak bersifat fundamental. Berharaplah perekonomian di negara besar seperti Amerika lama pulih, sehingga investasi emas bisa memberikan imbal hasil yang meroket.

Namun sebagai bentuk kewaspadaan, sebaiknya investasi emas diniatkan untuk dalam jangka panjang sebagai lindung nilai (hedging) bagi aset yang ada. Beruntung, seandainya dapat tingkat pengembalian yang lebih besar dari harapan, apalagi di tengah tidak seimbangnya antara permintaan emas dengan pasokan.

Maklum, mengeruk emas dari dalam bumi tidak semudah mencetak mobil atau membuat gelas plastik yang setiap saat bisa diproduksi.

Tak kalah pentingnya, hindari prilaku serakah atau greedy dalam investasi. Simpan harta dalam beberapa keranjang investasi. Jangan lupa untuk mengenali target dan tingkat kepuasan ketika menanamkan dana, sehingga akal sehat tetap lebih dominan dalam menentukan investasi

Sumber : disini